Jumat, 08 November 2019

Coklat Bubuk: Ulasan Seputar Pengolahan dan Manfaat Kakao



Coklat berasal dari kakao yang dikonsumsi secara murni. Kakao merupakan tanaman yang dapat menghasilkan buah cukup besar yang memiliki 20 hingga 60 biji dengan daging buah warna putih tebal. Rasanya lebih nikmat dengan rasa manis maupun asam dapat dirasakan. Coklat diambil dari biji kakao yang masih mentah lalu diolah. Biji kakao yang masih mentah memiliki kandungan antiokasidan tinggi dibandingkan dengan coklat yang telah diolah. Walaupun demikian coklat bubuk yang telah diolah masih memiliki kandungan nutrisi yang digunakan dalam pembuatan kue maupun sebagai bahan minuman yang banyak digunakan untuk memanjakan penyuka coklat.

Berikut adalah pengolahan biji kakao hingga dapat menghasilkan coklat bubuk diantaranya:

Fermentasi dengan biji dan daging dimasukkan pada tong lalu dibiarkan selama beberapa hari hingga mikroba memakan seluruh daging buah dan terjadi proses fermentasi, proses ini yang membuat aroma dan rasa coklat menjadi muncul.
Pengeringan dilakukan setelah dilakukan fermentasi, dikeringkan dalam beberapa hari lalu biji disortir untuk disalurkan menuju produsen coklat.
Pemanggangan merupakan proses untuk memanggang biji kering sesuai dengan kebutuhan, proses ini awalnya akan memunculkan rasa coklat yang asli dengan rasa pahit akan dimunculkan pada proses ini.
Penghancuran merupakan proses biji dan kulit dipisahkan, hal ini akan membuat biji kakao mengalami nibs dimana menjadi biji asli dengan ukuran lebih kecil.

Selain itu, terdapat pengolahan dengan penggilingan biji kakao. Biji ini digiling untuk menjadi bubuk yang diolah untuk berbagai kebutuhan jika sudah digiling biasanya akan dicampur menggunakan bahan lain. Bahan lain digunakan untuk menimbulkan varian rasa pada suatu olahan maupun memperkuat rasa coklat kiloan itu sendiri.

Coklat memiliki manfaat karena memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga dapat menangkal radikal bebas. Kandungan flavonoid akan membantu mengurangi terjadinya serangan jantung atau mengalami stroke karena dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah. Coklat juga dapat mengurangi depresi dengan kandungan yang menstabilkan serotonin dan memproduksi hormon endorfin sebagai pembentuk mood semangat pada tubuh. Hal ini akan membuat tubuh menjadi lebih muda dan membuat jiwa secara psikologi lebih bahagia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar